Minggu, 24 Maret 2019

PRODUKSI MEDIA CETAK DAN KIT


PRODUKSI MEDIA CETAK DAN KIT

       Perkembangan media cetak saat ini didukung perkembangan teknologi yang semakin canggih. Sehingga membawa perubahan pada bagian bentuk, format, struktur, tekstur, dan model dari iklan tersebut. Akan tetapi perkembangan teknologi tidak mempengaruhi atau mengubah isi dari suatu iklan yang muncul di media. Pembuatan media cetak sekarang dengan teknologi yang canggih adalah dengan menggunakan komputer untuk mendesain iklan suatu produk dengan menggunakan grafis dan dicetak dengan printer.
Perkembangan teknologi media cetak yang berkaitan dengan perkembangan media cetak itu sendiri seperti munculnya majalah, koran, surat kabar yang isinya tentang artikel yang bertemakan politik, kesenian, kebudayaan, kesustraan, opini-opini publik dan informasi tentang kesehatan dapat mewarnai kehidupan masyarakat. Misalnya dalam artikel yang bertemakan politik, bahwa politik yang semakin menjamu dalam Negara. Kemudian peristiwa-peristiwa penting yang mempengaruhi sejarah kehidupan masyarakat. Surat kabar atau yang biasa disebut Koran adalah salah satu media cetak jurnalisme dimana isinya memuat artikel-artikel tentang seputar informasi-informasi atau berita tentang seputar kehidupan manusia, mulai dari yang bertemakan politik, kesehatan, hukum, sosial, ekonomi sampai periklanan.
Pada periode 1860an merupakan tahun ditemukannya litography yaitu proses percetakan dengan cetakan bahan kimia dan menggantikan metode sebelumnya, yaitu engraving. Selain itu, teknologi percetakan fotografi pun mengalami perkembangan dengan proses photoengraving yaitu dengan mencetak suatu gambar secara kimia melalui lempengan besi dengan proses fotografis. Setelah perang dunia 2, proses percetakan menggunakan offset printing dan digunakan terus sampai sekarang karena kualitas, kecepatan dan lebih ekonomis.
Media Internet Menjadi Ancaman Bagi Media Cetak
Dari informasi awal ini, dapat dikatakan bahwa media internet adalah ancaman nyata bagi eksistensi surat kabar di Indonesia. Ada beberapa pendapat praktisi yang sangat optimis, mereka mengatakan: surat kabar di Indonesia akan tetap bertahan selama-lamanya, ada yang memperkirakan bisa bertahan sampai tahun 2050, bahkan ada yang mengatakan ancaman media online akan datang lebih cepat lagi.
Basis digital tampaknya akan menguasai segala aspek yang terkandung di dalam dunia nyata. Bagaimana tidak, setelah dunia digital masuk ke mode komunikasi, segala bentuk penyampaian pesan mulai berubah. Tidak membutuhkan waktu yang cukup lama, perlahan namun pasti, era digital terus berkembang, meraup segala kegiatan komunikasi di dunia nyata.
Sebut saja media sosial, yang memudahkan orang lain untuk bertukar informasi. Lalu ada aplikasi chatting, yang bikin komunikasi kita tak terhalang jarak. Bahkan hingga yang sedang tren saat ini, yakni berkampanye di dunia maya dan penggunaan konten marketing. Tak ada yang tahu, sampai mana teknologi akan terus berkembang, namun menurut Eric Emerson Schmidt, bahkan masa depan media cetak pun adanya di dunia digital.
Perlu kita ingat bahwa masih ada media lain yang tidak termasuk media penyaji, yaitu media objek dan media interaktif. Kedua media ini akan dibicarakan secara khusus setelah selesai membahas masing-masing ketujuh kelompok media penyaji.


A. KELOMPOK MEDIA GRAFIS, BAHAN CETAK DAN GAMBAR DIAM
1.        MEDIA GRAFIS
2.        MEDIA BAHAN CETAK
3.        MEDIA GAMBAR DIAM

B. KELOMPOK MEDIA PROYEKSI DIAM
Media proyeksi diam adalah media visual yang diproyeksikan atau media yang memproyeksikan pesan, dimana hasil proyeksinya tidak bergerak atau memiliki sedikit unsur gerakan.

Jenis media ini diantaranya : OHP/OHT, Opaque Projector, Slide, dan Filmstrip :

     1.   MEDIA OHP DAN OHT
          OHT (Overhead Transparency) adalah media visual yang diproyeksikan melalui alat proyeksi              yang disebut OHP (Overhead Projector). OHT terbuat dari bahan transparan yang biasanya                 berukuran 8,5 X 11 inci. Ada 3 jenis bahan yang dapat digunakan sebagai OHT, 
2.      MEDIA OPAQUE PROJEKTOR
Opaque Projector atau proyektor tak tembus pandang adalah media yang digunakan untuk memproyeksikan bahan dan benda-benda yang tidak tembus pandang, seperti buku, foto, dan model-model baik yang dua dimensi maupun yang tiga dimensi. Berbeda dengan OHP, opaque projector ini tak memerlukan transparansi, tapi memerlukan penggelapan ruangan. Opaque projector biasanya dapat pula digunakan untuk memproyeksikan film bingkai/slide akan tetapi tidak dilengkapi dengan tape recorder. Kelebihan dan kelemahan media opaque projector ini hampir mirip dengan kelemahan dan kelebihan media OHP dan media Slide. Oleh karena opaque projector dengan segala karakteristiknya dapat berfungsi sebagai OHP dan Slide Projector.

3.    MEDIA SLIDE
Media slide atau film bingkai adalah media visual yang diproyeksikan melalui alat yang disebut dengan proyektor slide. Slide atau film bingkai terbuat dari film positif yang kemudian diberi bingkai yang terbuat dari karton atau plastik. Film positif yang biasa digunakan untuk film slide adalah film positif yang ukurannya 35 mm dengan ukuran bingkai 2 x 2 inchi. Sebuah program slide biasanya terdiri atas beberapa bingkai yang banyaknya tergantung pada bahan/ materi yang akan disampaikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar