Pengertian Lobby dan
Negosiasi yang Perlu Diketahui
Transaksi adalah kegiatan yang nyaris kita lakukan dalam
kehidupan sehari-hari. Baik dalam kehidupan sosial maupun di dunia kerja,
transaksi menjadi hal yang penting untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.
Dalam komunikasi, ada dua jenis transaksi yang biasa kita dengar, yakni Lobby dan
negosiasi.
Lobbying, Definisi dan Kegunaannya
Aktivitas lobbying merupakan kegiatan yang sah
dan merupakan bagian penting dalam proses demokrasi. Pelaku lobbying dapat
membantu organisasi atau individu di dalamnya untuk mengomunikasikan maksud dan
tujuan kepada pihak yang dilobi. Istilah lobbying lebih sering
digunakan dalam dunia perpolitikan karena identik dengan tawar menawar
kekuasaan atau syarat dan ketentuan tertentu.
Secara umum, lobi berarti aktivitas yang dilakukan oleh pelobi
untuk mempengaruhi pihak lain agar pihak tersebut mempunyai kepentingan dan
pendapat yang sama dengan kita. Menurut Brittania Encyclopedia, lobbying didefinisikan
sebagai semua macam percobaan oleh individu atau kelompok kepentingan tertentu
untuk mempengaruhi keputusan tertentu, dalam hal ini keputusan dalam politik.
Maka dari itu, kegunaan lobi biasanya untuk
meminta sesuatu hal atau meminta pihak berwenang untuk memikirkan atau
mempertimbangkan satu hal yang dianggap pihak pelobi penting dan harus
dilakukan. Sedangkan, pihak kedua yang dilobi belum tentu menganggap hal
tersebut perlu untuk dilakukan.
Negosiasi, Definisi dan Kegunaannya
Dalam arti paling sederhananya, negosiasi
adalah sebuah proses diskusi antara dua atau lebih peserta yang mencoba untuk
mencari jalan keluar terhadap masalah yang tengah mereka jalani. Proses ini
bisa terjadi dalam tataran antar individu ataupun antar kelompok. Negosiasi pun
terkadang dibutuhkan karena setiap peserta memiliki kepentingannya
masing-masing dan tidak selalu sama.
Penting untuk mengetahui apa yang sebenarnya
dibutuhkan dalam bernegosiasi. Kunci dari negosiasi adalah kamu harus
mendapatkan apa yang kamu butuhkan, meskipun bukan dengan jalan yang kamu
inginkan. Jangan paksakan apa yang kamu inginkan dengan jalan yang sudah kamu
rencanakan. Cobalah untuk menyesuaikan nilai-nilai dengan pihak lain dan cari
jalan baru yang mempunyai tujuan yang menghasilkan keuntungan bagimu.
Tentunya, kegunaan negosiasi adalah
mendapatkan solusi dari masalah yang ditemui. Solusi tersebut tentunya harus
menguntungkan kedua belah pihak. Dengan negosiasi, tidak akan ada pihak yang
rugi besar. Setidaknya, dalam rugi yang pihak tersebut alami, masih ada
nilai-nilai yang masih bisa dianggap sebagai keuntungan bagi pihak tersebut.
Tidak sulit bukan dalam membedakan lobby dan
negosiasi? Pada intinya, praktik negosiasi lebih digunakan secara umum misalkan
dalam tawar menawar harga barang. Untuk lobi, lebih familiar dalam dunia
perpolitikan. Namun keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni untuk
mengusahakan suatu hal yang belum terjadi menjadi nyata.
Sumber Referensi
India Today. (2012). “What is Lobbying?”. Diakses dari http://indiatoday.intoday.in/story/what-is-lobbying/1/237196.html pada
tanggal 20 Mei 2017.
Maiese, Michelle. (2003). “Negotiation”. Diakses darihttp://www.beyondintractability.org/essay/negotiation pada tanggal 20 Mei 2017
Maiese, Michelle. (2003). “Negotiation”. Diakses darihttp://www.beyondintractability.org/essay/negotiation pada tanggal 20 Mei 2017
PRESETASI
Presentasi adalah
suatu kegiatan berbicara di hadapan banyak hadirin atau salah satu bentuk
komunikasi. Presentasi merupakan kegiatan pengajuan suatu topik, pendapat atau
informasi kepada orang lain. Berbeda dengan pidato yang
lebih sering dibawakan dalam acara resmi dan acara politik,
presentasi lebih sering dibawakan dalam acara bisnis.
Tujuan dari presentasi bermacam-macam, misalnya untuk membujuk (biasanya dibawakan oleh wiraniaga), untuk memberi informasi (biasanya oleh seorang pakar), atau untuk meyakinkan (biasanya dibawakan oleh seseorang yang ingin membantah pendapat tertentu).
Agar bisa pandai berpresentasi, orang sering kali belajar pada para pakar
presentasi. Juga, ada banyak pembicara terkenal yang sering kali diamati oleh
orang-orang yang ingin pandai berbicara di hadapan umum. Para pembicara
terkenal di Indonesia antara lain KH Abdullah Gymnastiar, Ary Ginanjar Agustian, Andrie Wongso,
dan masih banyak lagi.
Keahlian berbicara di hadapan hadirin merupakan hal yang sangat penting
bagi siapa pun yang ingin maju. Banyak presiden, manajer,
wiraniaga, dan pengajar yang menjadi sukses dan terkenal lewat keahlian
berpresentasi.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Presentasi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar