Analisis 4 Skripsi Mahasiswa Ilmu Komunikasi Stisipol Candradimuka Palembang
Dengan Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif Periode Tahun 2015-2020
Menurut Achmad Richo
Selamat Malam Gays Pada kesempatan ini saya akan kembali pengalaman saya dalam menyusun dan menganalisis Skripsi Jurusan Ilmu Komunikasi dengan Terdapat 4 Jenis studi kasus dan 4 Judul Skripsi, Semoga bermanfaat
1. Studi Kasus : Strategi Komunikasi
Judul Skripsi yang diambil (Strategi Komunikasi Kepala Desa Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Pertanian Di Desa Karang Baru Kecamatan Sumber Marga Telang Kabupaten Banyuasin) Penulis Skripsi Sumarni dan Dosen Pembimbing Skripsi : 1. Icuk M Sakir, M,Si 2. Syaparman, M,Si Jumlah Halaman 80 Lembar Tahun Pengesahan 29 April 2017 Teori Yang Dipakai Teori Komunikasi Penyuluhan Model penelitian kualitatif ini biasanya digunakan dalam pengamatan dan penelitian sosial Metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskripsi berupa informasi tertulis dan lisan dari seseorang dan prilaku yang dapat diamati Penelitian ini merupakan penelituan deskriptit yaitu jenis penelitian yang memberikan gambaran atau uraian suatu keadaan pada objek yang diteliti. Data yang terkumpul akan dianalisa secara kualitatif. Jenis data kualitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat dan gambar.
• ABSTRAK
Desa menjadi kekuatan baru bagi kemajuan sebuah Kabupaten. Dalam kerangka otonomi daerah, salan salu komponen yang perlu dikembangkan adalah wilayah pedesaan. Dalam U0 No.6 Tahun 2014 tentang Desa yang merujuk padaPeraturan Pemerintah No47 Tahun 2015, pelaksanaan Undang-Undang tersebut pada pasal I ayat memberikan kesempatan kepada masyarakat desa untukmengatur dan mengurnus rumah tangganya sendiri dengan persyaratan yang diaTraTKaT serts meperitatrkaT poteTsŀ dar keamekaragaman dacrah dalamsistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu Desa yang memiliki kekuatan pertanian padi. Salah satu Desa diKabupaten Banyuasin Kecamatan Sumber Marga Telang Desa Karang Baru membuat program tanah padi setahun dua kali. Namun, masyarakat Desa Karang Baru masih belum bisa melakukan tanam setahun dua kali dengan alasan faktor alam yang tidak mendukung. Maka masyarakat kesulitan dalam memahami untukkbisa panen setahun dua kali. Kepala Desa Karang Baru mencoba membuat program tanam setahun dua kali dengan strategi komunikasi agar masyarakat bersedia untuk melakukan tanam padi setahun dua kali. Dalam melaksanakan program tanam dua kali dalam setahun kendala yang dihadapi adalah membangunkomunikasi. Maka komunikasi yang dilakukan adalah dengan pendekatan kepadakelompok tani dan masyarakat secara individu, selain itu komunikasi penyuluhan Jangan menjadi Salah satu kekuatan Kepala Desa dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. Adapun dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deksriptif yang menjelaskan tentang strategi kepala desa. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi penyuluhan. Kepala Desa Karang Baru mencoba mengoptimalkan komunikasi secara kelompok dengan menggunakan Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) dan pendekatan secara personal melalui kegiatan keagmaan.
• Definisi Oprasional Dalam melakukan penelitian agar sesuai dengan tujuan penelitiantida dan tidak terjadi kesalahpahaman dalam memahami skripsi ini, maka perlu adanya pembatasan pengertian yang menjadi bahasan pada judul.
- Komunikasi Penyuluhan
Komunikasi penyuluhan merupakan suatu proses menyebarluaskan hal-hal yang baru agar masyarakat tertarik, berminat dan bersedia untuk melaksanakannya dalam kehidupan mereka sehari-hari. Penyuluhan juga merupakan suatu kegiatan mendidikkan sesuat kepada masyarakat, memberi mercka pengetalhuan, informasi-informasi, dan kemampuan-kcmampuan baru, agar mercka dapat membentuk sikap dan berperilaku hidup menurut apa yang scharusnya,
• Kesimpulan
Fenyuluhan adalah salah satu sisem pendidikan non-formaly bertujuan agar dapat mengubah perilaku atau sikap seseorang seperti yang diharapkan. Dalam penyuluhan pertanian akan berjalan dengan baik apabila komunikasi yang terjadi antara penyuluhan penyuluhan pertanuan berjalan dengan baik apabila komunikasi yang terjadi antara penyuluh dan petani dapat berjalan secara dua arah. Penyuluh sebagai komunikator harus bisa menempatkan posisinya saat menyampaikan informasi kepada petani agar berjalan secara etektif. Berbagai macam hambatan dapat terjadi pada saat terjadinya proses komunikasi dalam penyuluhan dan dapat menyebabkan terjadinya ketidaksepahaman makna. Keterampilan berkomunikasi oleh penyuluh sangat diperlakukan dalam pendekatan kepada petani. Komunikasi penyuluhan sangat diperlukan dalam pendekatan kepada petani. Adanya sikap petani yang menerima kebijakan dengan baikdan antusias saan mengimplementasikan penyuluhan juga dapat menudukung proses komunikasi yang terjadi berjalan efektif. Memetakan kondisi sosial masyarakat hal yang cukup efektif
2. Studi Fenomenal
Judul Skripsi STUDI FENOMENOLOGI PENGGUNAAN BASO PALEMBANG DALAM KONTEKS KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI DI KOTA PALEMBANG Penulis Skripsi KGS M AGUS MUSLIM dan Dosen Pembimbing Skripsi : Budi Santoso, S.Sos, M.Comn dan Junaidi, S.Psi ,M.Si Jumlah Halaman 74 Lembar Tahun Pengesahan 30 November 2017 Teori Yang Dipakai komunkasi antar pribadi, kita perlu membedakan antara komunikasi non- antarpribadi dan komunikasi antarpribadi. Menurut Miller dan Steinberg dalam Budiyana membedakan antara keduanya itu berdasarkan tingkatan analisis yang digunakan untuk melakukan prediksi guna mengetahui apakah komunikasi itu bersifat non antar pribadi atau antar pribadi. Menurut mereka terdapat tiga tingkatan analisis dalam melakukan prediksi, yaitukulturtal, sosiologis, dan psikologis.
• ABSATRAK
Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah penggunaan baso Palembang dalam konteks komunikasi antar pribadi antara orang tua dan anak.Tujuannya adalah untuk mengetahui penggunaan baso Palembang,kebudayaan masyarakat terhadap bahsa asli kota Palembang yang selama ini diketahui atau digunakan untuk berkomunikasi adalah bahasa sehari-hari melainkan bukan bahasa aslinya yaitu baso Palembang Key Informan dalam penelitian ini adalah keluarga Kms.Anwar Beck yang berdomisili di Bukit,Kota Palembang.Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif.Teknik pengumpulan dan menggunakan observasi,wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan baso Palembang itu jarang digunakan karena memang banyak orang Palembang tidak mengetahui apa itu baso Palembang dan baso Palembang itu adalah bahasa yang ditujukan oleh anak kepada orang tua dan juga sering dipakai untuk acara mengunduh mantu atau lamar melamar.
Fokus Penelitian (Definisi Operasional) Skripsi :
- Definisi Operasional variable :
Dalam penelitian ini terdapat variable tunggal sebagai mana termuat judul skripsi Penggunaan Baso Palembang dalam konteks komunikasi antar pribadi orang tua dan anak di kota Palembang.Dengan Indikator Teori Komunikasi Antarpribadi terdapat tiga tingkatan analisis dalam melakukan prediksi yaitu kultural,sosiologis dan psikologis.
Kesimpulan :
Berdasarkan uraian tentang data yang terkumpul dan hasil pengelolaan data yang dipaparkan.Maka di dapat suau kesimpulan penelitian yang mengarah kepada penggunaan baso Palembang dalam konteks komunikasi antar pribadi antara orang tua dan anak.Hal ini disebabkan bahwa penggunaan baso Palembang ini jarang digunakan dan nyaris punah itu karena emang banyak tidak tahunya masyarakat kota Palembang terhadap penggunaan baso Palembang yang diketahui oleh orang itu adalah bahasa Jawa akan tetapi bahasa Jawa itu memang hamper sama da nada yang tidak sama juga,dulu baso Palembang ini banyak ditemukan di daerah Masjid Agung karena orang yang tinggal di daerah tersebut banyak orang asli Palembang yang menggunakan baso tersebut.
3. Studi Analisis Wancana
Judul Skripsi STUDI ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN KONFLIK ANTARA KHABIB NURMAGEDOV DENGAN CONORMCGREGOR PADA MEDIA ONLINE TRIBUN SUMSEL.COM Penulis Skripsi Amalia Pransisca dan Dosen Pembimbing Skripsi : Icuk M Sakir,S.Sos,M.Si dan Dr.H.Mat Syuroh,MM,M.Si Jumlah Halaman 114 Lembar Tahun Pengesahan 27 April 2019 maka penelitian ini termasuk pada penelitiandengan pendekatan kualitatif karena peneliti ingin mendeskripsikan dan menggambarkan fenomena sosial tentang pemberitaan konflik antara Khabib Nurmagomedov dengan Conor MeGregor pada media online Tribunsumsel.com
• ABSTRAK
Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Antara Khabib Nurmagomedov dengan Conor McGregor Pada Media Online Tribun Sumsel.com dibawah bimbingan Icuk M Sakir,S.Sos,M.Si dan Dr.H.Mat Syuroh,MM,M.Si.
Berita dipandang sebagai realita yang disampaikan tanpa ada unsur opini dalam pembuatannya.Sedangkan kontruktivisme memandang berita adalah hasil dari kontruksi-kontruksi sosial pekerja-pekerja media.Berita di media pada dasarnya adalah realita yang disusun hingga membentuk sebuah cerita atau wacana yang bermakna.Sebagai surat kabar online,Tribunsumsel.com menjadi media yang memberitakan konflik antara Khabib Nurmagomedov dengan Conor Mcgregor.Bahkan tiap pemberitaannya mendapatkan jumlah visior 100 sampai 200 tiap pemberitaannya.Tribun sumsel.com mengangkat berita ini dengan berbagai angle yang berbeda dan tidak melepaskan fakta dari pemberitaannya.Namun sayangnya,Tribunsumsel.com lebih terlihat berusaha mendongkrak visitor/viewer untuk meningkatkan pemasukan iklan.
Skripsi ini menganalisis teks pemberitaan konflik antara Khabib Nurmagomedov dengan Conor McGregor pada Media Online Tribunsumsel.com menggunakan analisis wacana kritis model Norman Fairclough tujuannya untuk melihat Tribun sumsel.com dalam mewacanakan pemberitaan konflik antara Khabib Nurmagomedov dengan Conor McGregor.Penelitian ini dilakukan dalam 3 dimensi analisis yaitu analisis teks,discource practice dan sosioultural practice.
- Definisi Konsep dan Definisi Operasional
Agar sesuai dengan tujuan dan tidak terjadi kesalahpahaman dalam memahami konsep skripsi ini,maka perlu adanya pembatasan pengertian kyang menjadi bahan pada judul.Adapun definisi konsep pada skripsi tersebut adalah :
1. Analisis Wacana Kritis adalah analisis bahasa dalam penggunaanya dengan menggunakan bahasa kritis.
2. Berita merupakan informasi yang layak disajikan kepada public.Berita yang tergolong layak adalah informasi yang bersifat factual,actual,objektif,penting dan tentu saja menarik perhatian public.
3. Konflik adalah kondisi yang ditimbulkan oleh adanya kekuatan yang saling bertentangan.
4. Jurnalisme online disebut juga sebagai jurnalistik modern karena menggunakan sebuah media baru yang mempunyai karakteristik yang berbeda dengan media massa sebelumnya.
5. TribunSumsel.com adalah situs berita online Sumatera Selatan yang dipublikasikan oleh PT.Indopersda Primamedia.
• Kesimpulan :
Dari hasil penelitian data yang mampu membuktikan tujuan penelitian yang telah dirumuskan peneliti.Media nasional di Indonesia khususnya media online banyak yang mengangkat pemberitaan tentang konflik antara Khabib Nurmagedov dan Conor McGregor salah satunya TribunSumsel.com sejalan dengan misinya,menyediakan informasi yang terpercaya untuk memberikan spirit baru dan mendorong terciptanya demokratis di daerah.Setelah peneliti melakukan penelitian akhirnya peneliti bisa menjawab pertanyaan dirumusan masalah sebagai berikut.
Pertama,dalam segi analisis teks didapati bahwa TribunSumsel.com dalam mewacanakan pemberitaan konflik antara Khabib Nurmagedov dan menyudutkan Conor McGregor yang bersalah.Hal tersebut dilihat dari pemilihan angle berita judul,lead berita bahkan konteks isi bila dicermati dengan seksama.
Kedua,dalam dimensi discourse practice didapati dari produksi teks bahwa pemilihan isu dan angle ditentukan oleh reporter sendiri.Tapi,kemudian nanti diedit lagi oleh editor maupun redaktur.Setiap berita tidak bisa naik begitu saja karena harus ada rapat proyeksi di siang hari dan budgeting pada sore hari.
Ketiga,dalam dimensi sosiocultural practice terdapat 3 aspek yang dibahas yaitu situasional,institusional dan sosial.Pada aspek situasional tida terdapat situasi yang mempengaruhi masyarakat.Pada aspek institusional,pihak media sendiri mengusung misi yaitu menjadi kelompok usaha penerbitan surat kabar dan percetakan daerah terbesar di Indonesia,menyediakan informasi terpercaya untuk memberikan spirit baru dan mendorong terciptanya demokratis didaerah.
4. Studi Simiotika
Judul Skripsi STUDI ANALISIS SEMIOTIKA TELOK ABANG DALAM TRADISI HUT RI UNTUK MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL DI KOTA PALEMBANG Penulis Skripsi Amalia Bimbo dan Dosen Pembimbing Skripsi : Drs.H.Bangun P.Lubis,M.Si Jumlah Halaman 80Lembar Tahun Pengesahan 10 Juni 2020 maka penelitian ini termasuk pada merupakan penelitian kualitatif Skripsi ini membahas mengenai semiotika dengan kebudayaan lokal kota Palembang terjadi beberapa permasalah yang terjadi terhadap telok abang,mulai dari bahan sampai penjualan atau penjajahan telok abang dikota Palembang.
• ABSTRAK
Analisis Semiotika Telok Abang Dalam Tradisi HUT RI Untuk Melestarikan Budaya Lokal di Kota Palembang Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Skripsi ini membahas mengenai semiotika dengan kebudayaan lokal kota Palembang terjadi beberapa permasalah yang terjadi terhadap telok abang,mulai dari bahan sampai penjualan atau penjajahan telok abang dikota Palembang.Pengumpulan data yang dikumpulkan yaitu data primer mendapatkan langsung informasi tersebut dari wwancara terhadap informan.Dan data sekundernya sebagai pelengkap dan pendukung yang didapat menggunakan analisis semiotika dalam komunikasi lintas budaya banyak unsur budaya yang didapatkan dari hasil penelitian ini,mulai dari awal mula kebudayaan sampai dengan tradisi yang didapat kan dari setiap pengumpulan hasil penelitian dengan hasil yang akurat menjadikan hasil penelitian ini tepat.
• Fokus Penelitian (Definisi Operasional)Skripsi :
Fokus penelitian ini adalah Analisi Semiotika Telok Abang Dalam Tradisi HUT RI Untuk Melestarikan Budaya Lokal Di Kota Palembang dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Pendekatan kualitatif digunakan karena objek yang diteliti berlangsung dalam latar yang wajar dan bertujuan untuk mengetahui,memahami dan menghayati dengan seksama dan secara lebih mendalam tentang Analisi Semiotika Telok Abang Dalam Tradisi HUT RI Untuk Melestarikan Budaya Lokal di Kota Palembang.Margono mengemukakan bahwa penelitian ini adalah penelitian yang pada dasarnya menggunakan pendekatan deduktif dan induktif artinya pendekatan berangkat dari suatu kerangka teori,gagasan para ahli maupun pemahaman kemudian dikembangkan menjadi permasalahan beserta pemecahan yang ditujukan untuk memperoleh pembenaran dalam bentuk dukungan data empiris dilapangan.
• Kesimpulan Hasil Penelitia
Berdasarkan hasil penelitian yang berjudul Analisi Semiotika Telok Abang dalam Tradisi HUT RI untuk Melestarikan Budaya Lokal di Kota Palembang dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1.Telok abang merupakan salah satu tradisi kemeriahan HUT RI yang ada di Indonesia dengan gencarnya pemerintah mengembangkan tradisi ini menggunakan media dengan hal tersebut memang sangat menarik hal tersebut diadakan
2.Telok abang selalu dijaga dan dilestarikan oleh pemerintah dan masyarakat dengan terciptanya hal tersebut bahwasanya semua ini akan berjalan dengan sewajarnya dan aman